TAHAPAN DAN LANGKAH TEPAT DALAM INREYEN MOTOR BARU





Assalamualaikum warrohmatuloh wabbarakatuh.

Bertemu dan berjumpa lagi bersama kami, puja serta puji syukur selalu kami berikan kepada ALLAH SWT yang masih berkenan melimpahkan kesehatan yang begitu berharga ini, berkat limpahan ini kami masih dapat menjumpai sahabat semuanya. Untuk memberikan sebuah informasi masih di dunia outomotive sepeda motor. Adapun untuk pertemuan pada kali ini informasi yang akan berikat yaitu mengenai. Tahapan dan langkah tepat saat inrayen motor baru. Dalam hal tentang inrayen pada sepeda motor yang masih baru atau sepeda motor habis di beli, walaupun terdapat buku panduan atau tata cara dalam penggunaan sepeda motor terlebih masih baru, akan tetapi bagi sebagian pemilik sepeda motor masih banyak yang bingung serta tidak tahu mengenai tahapan atau langkah untuk proses inrayen pada sepeda motor tersebut. Oleh karena itulah bagi sebagian pemilik sepeda motor yang masih bingung serta ragu berikut informasinya di antaranya adalah :

baca juga : kelebihan serta kekurangan penggunaan knalpot bobokan pada motor baru

Bagi sebagian masyarakat atau sebagian pemilik sepeda motor terutama yang baru saja membeli atau memiliki sepeda motor baru, tidak sedikit dari mereka yang masih bingung atau malah tidak mengetahui tahapan serta langkah langkah proses inreyen yang benar, pas serta bermanfaat sesuai dengan performa sepeda motor yang baru saja di beli atau di miliki. Sebenarnya untuk langkah langkah penggunaan atau pemakaian yang benar sudah ada pada buku pedoman atau panduan yang terdapat atau yang di bawakan pada sepeda motor tersebut. Akan tetapi dengan adanya kabar atau banyak asumsi orang orang berbeda beda sehingga malah membuat bingung atau ragu bagi pemilik sepeda motor pemula yang membuatnya bingung dan menentukan dari semua asumsi yang banyak serta yang benar. Dan dengan itu berikut kami akan informasikan mengenai tahapan dan langkah yang benar dan bermanfaat pada sepeda motor yang masih baru dan antaranya adalah :

Pada sebuah sepeda motor yang masih baru, untuk tahap dan langkah langkah yang benar serta bermanfaat saat proses inreyen berikut ini cara caranya :

A. Pada saat proses inreyen sebaiknya rpm kecepatan rendah atau stabil.

Pada sepeda motor yang masih baru saat proses inreyen usahan rpm atau kecepatan untuk tahap pertama sebaiknya yang stabil atau rendah hingga rpmnya sampai 500km.

B. Hindari membawa beban berlebihan.


Sebagi proses inrayen yang benar hindari membawa beban yang berlebihan terutama sampai kilometer 500 pertama.

C. Mengganti oli mesin di kilometer 1000.

Apabila sudah mencapai 1000 km pertama segera mengganti oli mesin dengan yang baru. Dan juga usahakan berkelanjutan di setiap 1000 km untuk mengganti bagian oli mesin agar performa bagian mesin tetap bagus dan awet.

D. Jangan lakukan pengereman mendadak atau bermain main dengan bagian gas.

Agar tidak terjadi gesekan gesekan berlebihan pada saat proses inrayen jangan lakukan pengereman mendadak serta memainkan pedal atau stang gas.

E. Berhati hati pada saat melintas di jalan yang licin serta berliku liku.

Untuk selalu berhati hati apabila melintas jalan yang licin serta berliku liku hal ini di karenakan pada saat proses inreyen sepeda motor yang baru untuk bagian roda terutama ban belum lanyam perlu beradaptasi beberapa waktu dengan jalan atau aspal dan lainya.

F. Periksa semua kondisi sepeda motor pada melakukan proses inreyen.


Dan yang terpenting agar keselamatan serta keamanan selalu terjaga maka sebaiknya sebelum melakukan proses inreyen periksa kembali atau terlebih dahulu semua kondisi sepeda motor tersebut seperti bagian rem, bagian roda, bagian tekanan angin serta bbm. Yang terkadang terlupakan.

baca juga : sejarah serta awal mula sepeda motor pitung atau honda c70

Mungkin ini yang dapat kami informasikan, dan semoga bermanfaat serta berguna dalam menambah keilmuan semuanya. Tidak lupa kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semuanya yang sudah membaca serta mengikuti kami. Sekian dan terima kasih.

Wassalamualaikum warrohmatuloh wabbarakatuh.

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel