SOLUSI DALAM MENGATASI BOCOR BAN PADA BUNGLON ATAU DOP SEPEDA MOTOR


 SOLUSI DALAM MENGATASI BOCOR BAN PADA BUNGLON ATAU DOP SEPEDA MOTOR



menarik untuk dilihat ;  cara mudah mengganti bagian busi pada sepeda motor jenis matick
                                       :https://ilmucoro.blogspot.com/





Assalamualaikum warroh matulah wabbarakatuh.

Selamat bertemu dan berjumpa lagi bersama kami. Alhamdullilah puja dan puji syukur kami masih bisa menyapa untuk memberikan informasi informasi inovatif dan inspiratif seputar dunia outomotive khususnya sepeda motor. Dan untuk pada perjumpaan kita saat kami yang berbahagia akan membahas mengenai solusi dalam mengatasi bocor ban pada bunglon atau dop pada sepeda motor dan untuk lebih jelas dan dalam mengenai ini masalah ini berikut informasi dari versi kami.

baca juga : proses dan cara menambal yang awet serta kuat.


Pada saat kita sedang di buru waktu atau gugup kemudian mengalami bocor ban memang sangat menyebalkan dan membingungkan apalagi pada di buka sama tukang tambal ternyata yang terjadi bagian bunglon atau dop yang sobek atau bolong dan lebih parah lagi lupa membawa dompet mau tidak mau pada tersebut harus di tambal untuk bagian bunglon atau dop.  Apabila mengalami kasus seperti ini, mengenai menambal pada bagian dop atau bunglon biasanya hanya untuk daruratan serta biasanya tidak bertahan lama, apabila yang bocor untuk bagian ban belakang dan apabila yang bocor bagian ban depan cenderung lebih lama bertahan, hal itu di karenakan pada sebuah sepeda motor bagian ban belakang adalah sebagai tumpuan beban sedang ban depan lebih ringan dalam menahan beban, dan mengenai mengatasi kebocoron pada bagian bunglon atau dop berikut ini kami memberitahukan cara dan solusi menambal atau mengatasinya agar dapat dipraktekan sendiri dirumah antaralain sebagai berikut.

Menyiapkan alat alat yang di butuhkan dalam menambal bagian dop atau bunglon.

A. Karet tambal ban.
B. Potongan bekasan ban dalem.
C. Lim aibon.
D. Gergaji besi.
E. Gunting.
F. Alat untuk menambal.
G. Pipa pendek.
H. Alat untuk membuka sentil atau pentil ban.
G. Pompa.
H. Palu.
I. Kunci no 12.

Selanjutnya apabila semua alat yang di butuhkan terpenuhi yaitu proses penambalan sebagai berikut.

A. Membuka dan mengambil mur dan ring pada dop atau bunglon.
Membuka dan mengambil bagian mur dan ring yang menempel pada bunglon atau dop dengan menggunakan kunci no 12.

B. Mencopot bagian bunglon atau dop ban tersebut.
Pada bagian dop atau bunglon ban, lalu mencopot atau melepas dop atau bunglon dengan menggunakan gunting setelah sudah terlepas bunglon atau dop tersebut berikutnya masukan bunglon atau dop tersebut kedalam ban dalam.

C. Mengerok bagian tempat dop atau bunglon.
Apabila dop atau bunglon sudah di masukan ke dalam ban dalam selanjutnya pengerokan bagian tempat dop atau bunglon dengan searah, mengambang serta fokus. Hingga permukaan kasar, berserat dan mbrudul dengan memakai gergaji besi.

D. Pengguntingan karet tambal ban.
selanjutnya setelah bagian permukaan sudah selesai pengerokan, ambilah karet tambal dan gunting sesuai ukuran penuh permukaan yang tadi sudah di kerok.

E. Menambal bagian permukaan dop atau bunglon.
Setelah pengerokan dan mendapatkan permukan dop atau bunglon bagus kemudian berikutnya melakukan penambalan secara penuh dan rapat terhadap permukaan dop atau bunglon tersebut.
Baik menggunakan tambal bakar ataupun tambal listrik, apabila memakai tambal bakar lakukanlah penyiraman agar tidak terjadi ban gosong atau meteng.

F. Pengerokan terhadap bagian tambalan.
setelah penambalan selesai dan sudah matang kemudian keroklah bekas tambalan tadi dengan gegaji selanjutnya beilah lim aibon terhadap kerokan bekas tambalan permukaan dop atau bunglonsecara merata tunggu sampai kering.

F. Menggunting bekasan ban dalam yang telah di sediakan.
Sambil menunggu keringnya lem pada permukaan dop atau bunglon, lakukanlah penggutingan bekasan ban dalam yang telah di sediakan seukuran permukaan dop atau bunglon selanjutnya  lakukan pengerokan bekasan ban dalam tersebut lalu berilah lim aibon secukupna secara merata dan biarkan hingga kering.

G. Melubangi bekas tambalan pada permukaan dop atau bunglon.
untuk cara melubanginya yaitu dengan mengambil bagian bunglon yang terdapat pada bagian dalam ban dalam tersebut adapun dengan mengambil bagian ujung atau depan dop atau bunglon dan menempelkan pada bagian tambalan tadi kemudian tarik sedikit keatas serta untuk bagian ban dalam ditempelkan terhadapa pipa setelah semuanya mapan pukul dengan palu secara pelan pelan nantikan pada bagian ujung dop atau bunglon akan membikin lubang sendiri akibat pukulan pelan tadi, selanjutnya ambilah ujung dop atau bunglon yang sudah agak nongol keluar dari lubang tersebut.

H. Pemasangan bekasan ban dalam.
jika ujung dop atau bunglon sudah keluar penuh kemudian ambilah bekasan ban dalem yang sudah di beri lim pastikan lim sudah kering kemudian bekasan ban dalam tadi lubangilah seukuran ujung dop atau bunglon tersebut beikutnya masukan lubang tadi pada bekasan ban dalam terhadap ujung dop atau bunglon sambil di pencet pencet agar lim tadi tmambah rekat.

I. Pemasangan mur dan ring dop atau bunglon.
apabila semua antara bekas tambalan dan bekasan ban dalem sudah benar benar rekat ambilah mur dan ring dop atau bunglon kemudian pasang kembali dengan memakai kunci no 12 dengan benar benar kencang.

J. Penambahan tekanan angin.
apabila semua sudah selesai tinggal langkah penambahan tekanan angin dan pengecekan apakah masih terjadi kebocoran atau sudah sembuh.

baca juga : tekhnik dan metode dalam memasang ban  pada sebuah sepeda motor

demikian inilah yang dapat kami berikan dan kami informasikan semoga berguna dan bermanfaat kepada semuanya apabila ada salah kata kami minta maaf yang sebanyak banyaknya sekian dari kami sampai jumpa dan bertemu lagi terima kasih.

Wassalamualaikum warrohmatulah wabbarakatuh.

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel